Memorandum Of Agreement ( MOA) dan Kelompok Perempuan di Jawa Timur Perangi Politik Uang
|
Sidoarjo, Bawaslu Kab. Ngawi. Badan Pengawas Pemilihan Jawa timur dalam Pilkada Serentak 2020 di Jawa Timur mengadakan Sosialisasi Pengawasan Partisipatif Khususnya Perempuan di Jawa Timur dan Penanda tangananan MOA di Sidoarjo ( 11/03/2020 ).
Anggota Bawaslu Republik Indonesia, Ratna Dewi Pettalolo mengajak para perempuan di Jawa Timur untuk memerangi politik uang. Karena dalam perhelatan Pilkada yang secara serentak akan digelar pada 23 September 2020, kelompok perempuan menjadi salah satu sasaran dari politik uang.
“Perempuan kerap menjadi sasaran dari politik uang. Untuk itu, ayo terlibat dalam perangi politik uang. Perempuan menjadi penentu demokrasi,” ungkapnya dalam Sosialisasi Pengawasan Partisipatif kelompok perempuan Se-Jawa Timur, di Sidoarjo.
Menurut Dewi ada 4 ( empat ) peran yang bisa dilakukan perempuan untuk mewujudkan Pilkada yang berintegritas. Yakni terlibat dalam regulasi, menjadi pemilih yang cerdas, peserta Pilkada yang berintegritas dan menjadi penyelenggara pemilu yang berintegritas.
Pada kesempatan ini, Dewi juga mengapresiasi Bawaslu Jatim yang telah menginisiasi untuk mengumpulkan para perempuan dengan latar profesi yang beragam. Mulai dari kuli panggul, driver ojek online, nelayan, santri, waranggana dan lain sebagainya.
Abjudin Widiyas Nursanto Ketua Bawaslu Ngawi yang ikut hadir dalam acara menambahkan “ Kegiatan Perempuan Perangi Politik Uang dinilai baik dikarenakan menjadi acuan kita yang ada di Bawaslu Kabupaten untuk tolak ukur output kegiatan yang akan diselenggarakan yaitu Sekolah Kader Pengawasan Partisipatif (SKPP) untuk Kaum Perempuan”.
Kegiatan Kelompok Perempuan di Jawa Timur Perangi Politik Uang, Perwakilan Perempuan dari Kabupaetn Ngawi di ikuti oleh 2 ( Dua ) Santri Perempuan.
Tag
Publikasi