Lompat ke isi utama

Berita

KETUA BAWASLU NGAWI; PEREMPUAN ADALAH PENJAGA PERADABAN

KETUA BAWASLU NGAWI; PEREMPUAN ADALAH PENJAGA PERADABAN

Ngawi, Bawaslu Kabupaten Ngawi - Acara Peran Partisipatif Perempuan dalam Pemilihan 2024 dilaksanakan di Notosuman Hall Ngawi pada hari ini, kamis 29 Agustus 2024.

Ketua Bawaslu Ngawi Yohanes Pradana Vidya Kusdanarko dalam sambutanya mengatakan "Dalam lingkungan kami penyelenggara pemilu atau pengawas pemilu tingkat kecamatan itu sebanyak 13 Orang, Ditingkat Kabupaten 1 , Bahkan Pimpinan kami di Bawaslu jatim dari 7 anggota 4 diantaranya adalah perempuan".

" Bahkan Pemilih dalam DPS Kabupaten Ngawi dengan jumlah pemilih perempuan 354.723 dan laki - laki 341.217 dari jumlah Total 695.940, maka jika dilihat prosentase pemilih perempuan 50,97 % bahkan mendekati 51 Persen , jadi di kabupaten Ngawi pemilih perempuan lebih banyak", Ungkapnya.

Danar Sapaan Akrab ketua Bawaslu menambahkan " Bagi kita, masyarakat jawa dalam dunia pertanian ada istilah pelindung pertanian dalam masyarakat agraris dikenal dengan Dewi Sri dan apabila kita runtut dalam keadaan lingkungan sekitar kita maka secara sederhana  perempuan adalah kepercayaan utama dilingkunganya".

"Perempuan tidak hanya berhenti dengan slogan emak emak terkuat dibumi, maka peran perempuan ikut serta menjaga peradaban khususnya di kabupaten ngawi, jika berbicara Partisipasi perempuan  dalam pemilu atau pemilihan diantaranya secara sederhana adalah menjadi saluran komunikasi dan informasi terkait pemilihan berbasis inklusif keluarga serta menjadi garda terdepan keluarga dan lingkungan masyarakat dalam partisipasi aktif dalam gelaran pemilihan", Jelasnya

Kegiatan dengan narasumber Yayuk Dwi Agus Dosen Universitas Soeryo Ngawi dan Ningmas Umi Muhsinah Perwakilan Pesantren Arba'i Qohar Paron Ngawi serta dimoderatori oleh Anita Setia Mega Putri Anggota Bawaslu Ngawi, Turut Hadir dalam acara tersebut terdiri dari Organisasi Masyarakat Khusus Perempuan di Kabupaten Ngawi, Organisasi Kepemudaan Perempuan dan Organisasi Perempuan pada civitas akademik.