Lompat ke isi utama

Berita

KARTINI MASA KINI, WANITA TANGGUH PEJUANG DEMOKRASI

Pemandangan tak biasa dijumpai pada saat pleno rekapitulasi penghitungan suara Pemilu 2019 di wilayah Kecamatan Sine Kabupaten Ngawi untuk Desa Sumbersari, seorang ibu menggendong anaknya menggunakan seragam Panitia Pengawas Pemilihan Umum Desa hadir menjalankan tugas pengawasan. (21/04/2019) Sri Suryani membawa buah hatinya yang masih berusia 5 bulan bernama Zaid. “Dia adalah kartini masa kini pengawal demokrasi” Kata Atik Widyastutik Anggota Panwaslu Kecamatan Sine. Setiap melakukan pengawasan ataupun piket di kantor Sekretariat Panwaslu Kecamatan Sine, Sri Suryani selalu mengajak Zaid. Begitupun pada Mïnggu 21 April 2019 adalah jadwal rekapitulasi Kecamatan untuk desa Sumbersari yang jumlah TPS nya ada 9 dimulai sejak pukul 13.00 s/d 23.00 WIB. Sri Suryani sudah siap di lokasi rekap satu jam sebelum dimulai dengan membawa putra tercintanya. Dengan teliti diikutinya setiap proses rekapitulasi dengan tetap tidak mengabaikan perhatian kepada putranya. Bahkan adanya kejadian yang menghambat proses rekapitulasi seperti jumlah pemilih dan jumlah surat suara yg selisih serta jumlah akhir yg tidak sesuai dapat diantisipasi oleh Sri Suryani dengan menyiapkan foto plano yang didapatnya dari Pengawas TPS. Rekapitulasi Desa Sumbersari di hentikan pada pukul 17.30 WIB untuk memberi kesempatan istirahat kepada semua petugas. Apa yang dilakukan Sri Suryani? Dia mengurus si kecil, memandikan, menyusui dan menemani bermain. Pada pukul 19.30 WIB rekapitulasi dilanjutkan kembali dengan penuh kesabaran Sri Suryani sambil menggendong putranya mengikuti rekapitulasi kembali. Akhirnya rekap ditutup pada pukul 23.00 wib dengan menyisakan 1 jenis surat suara yaitu DPRD Kabupaten. Keesokan harinya Senin, 22 April 2019 rekapitulasi untuk desa Sumbersari dilanjutkan kembali pada pukul 08.30 WIB. Seluruh proses berjalan dengan lancar dan Sri Suryani tetap setia mengawal proses ini. Pukul 10.30 WIB rekapitulasi Desa Sumbersari selesai. Sri Suryani bersiap untuk segera pulang, saat ditanya kenapa buru-buru pulang, Sri menjawab "akan segera merawat dan menyusui si kecil karena tadi tidak diajak". Begitulah perjuangan  profesi seorang Panwaslu Desa yang juga sebagai seorang ibu yg tetap memperhatikan tugas, tetapi tidak mengabaikan perhatian kepada keluarganya. Ditempat terpisah ketua Panwaslu Kec. Sine. Drs. Wiyono mengatakan bahwa  “Seluruh jajaran pengawas pemilu di Kecamatan Sine agar supaya mengikuti setiap perkembangan yang terjadi sehingga sebelum ada pelanggaran dapat diantisipasi dengan melakukan pencegahan, dan seluruh Pengawas harap melakukan koordinasi dengan semua pihak. (widya)
Tag
Publikasi