Eka Rahmawati Tekankan Pentingnya Sampling Uji Petik dalam Pengawasan Data PDPB Tahun 2025
|
Ngawi, Bawaslu Kabupaten Ngawi – Anita Setia Mega Putri beserta Staf pencegahan mengikuti zoom meeting yang di adakan Bawaslu Provinsi Jawa Timur dengan tema Rapat Koordinasi Pengawasan Pemutakhiran Data Pemilih Berkelanjutan Tahun 2025 . yang diikuti divisi pencegahan dan partisipasi masyarakat 38 kab/kota seJawa Timur.
Koordinator Divisi Pencegahan dan Partisipasi Masyarakat (Parmasta) Bawaslu Jawa Timur, Eka Rahmawati, menegaskan pentingnya pelaksanaan sampling uji petik dalam rangka validasi Data Pemilih Berkelanjutan (PDPB) di tahun 2025. Hal tersebut disampaikan dalam kegiatan pengawasan yang berlangsung pada Selasa, 5 Agustus 2025.
Eka menjelaskan, uji petik dilakukan menggunakan beberapa metode, di antaranya berdasarkan hasil koordinasi serta hasil verifikasi langsung di lapangan terhadap data Daftar Pemilih Berkelanjutan (DPB). Langkah ini dilakukan untuk menjaga quality control dengan metodologi sederhana namun efektif, sehingga menghasilkan data yang akurat dan dapat dipertanggungjawabkan secara ilmiah.
“Uji petik ini penting untuk membangun kepercayaan publik, memastikan persebaran data pemilih di beberapa kecamatan sesuai standar, serta mengecek validasi data, misalnya apakah pemilih baru sudah masuk ke dalam PDPB tahun 2025,” ujar Eka.
Ia menambahkan, kegiatan ini tidak hanya sebatas teknis pengawasan, tetapi juga merupakan bentuk pertanggungjawaban atas kerja-kerja pengawasan yang dilakukan Bawaslu, sekaligus menjaga harmonisasi kelembagaan dan mengukur keberhasilan pengawasan.
Dalam kesempatan yang sama, Tenaga Ahli Bawaslu RI, Ijil Zaelani, memberikan apresiasi tinggi kepada Bawaslu Jawa Timur yang dinilai sebagai provinsi terbaik dalam pengawasan PDPB. Menurutnya, berbagai inovasi pengawasan yang dilakukan telah dijalankan secara maksimal oleh Bawaslu kabupaten/kota se-Jawa Timur.
“Secara keseluruhan, kerja-kerja pengawasan Bawaslu di Jawa Timur sangat baik dan optimal. Terima kasih atas atensi dan pertanggungjawaban yang telah ditunjukkan dalam menjalankan fungsi pengawasan,” ungkap Ijil.
Dengan komitmen dan sinergi yang terus terjaga, Bawaslu Jawa Timur optimis dapat mempertahankan kualitas pengawasan PDPB, demi memastikan hak pilih warga tetap terlindungi pada pesta demokrasi mendatang.