BAWASLU NGAWI ADAKAN PENANDATANGANAN MOU DENGAN STKIP MODERN NGAWI
|
Ngawi, Bawaslu Kabupaten Ngawi - Perjanjian Kerjasama dengan Lembaga-lembaga pendidikan yang ada di Ngawi kembali terjalin lagi. Kali ini Bawaslu Kabupaten Ngawi menjalin kerjasama dengan Lembaga Sekolah Tinggi Keguruan dan Ilmu Pendidikan (STKIP) Modern Ngawi. Kampus yang terletak di Ring Road Bagian Barat Jl. Soekarno Hatta ini menjadi sasaran untuk diajak kerjasama dalam upaya pengembangan Pendidikan Politik, Pemilu dan Demokrasi sebagai upaya mendukung kerjasama dalam pencegahan, pengawasan partisipatif dan penanganan pelanggaran dalam menghadapi pemilu dan pemilihan serentak Tahun 2024.
Bertempat di ruang pertemuan STKIP Modern Ngawi hari ini (30/11/2021) dilakukan penandatanganan Memorandum Of Understanding (MoU) Tentang Kerjasama Kemitraan Dalam Mendukung Program Pendidikan, Penelitian dan Pengabdian Masyarakat Dalam Program Pengawasan Pelaksanaan Pemilu, Pencegahan dan Penindakan Pelanggaran Pemilu. Penandatanganan dilakukan langsung oleh Ketua STKIP Modern Sarwoto dan Ketua Bawaslu Kabupaten Ngawi Yusron Habibi.
Ketua Yayasan Pendidikan Modern Ngawi Istamar dalam sambutannya menyampaikan, “bahwa kerja sama ini adalah moment yang sangat bersejarah, oleh karenanya jangan sampai kerja sama ini hanya sekedar seremonial dan formalitas saja, tapi harus ada kerja sama yang saling menguntungkan utamanya adalah Ilmu”. Mahasiswa tidak hanya memperoleh ilmu dari kampus saja tetapi juga bisa dari luar kampus. Jangan sampai ada mahasiswa yang ketika ditanya tentang pemilu menjawab tidak tahu, pungkas Istamar.
Ketua STKIP Modern Ngawi Sarwoto menyambut baik kerjasama ini, “Kami atas nama STKIP Modern mengucapkan terima kasih atas kepercayaan dalam MOU ini terhadap Bawaslu Ngawi ,yang mana bisa diikutkan dalam kerjasama untuk membangun demokrasi di Kabupaten Ngawi yang transparan , jujur, adil serta bisa membawa barokah seluruh rakyat dan masyarakat Ngawi. Semoga kerja sama ini bisa berlanjut terus dalam rangka mendidik dan membimbing mahasiswa agar paham demokrasi, dengan kerja sama ini menambah ilmu hasanah pada semua mahasiswa atas demokrasi yang transparan dan jurdil. Demokrasi yg baik akan menghasilkan pemimpin yg baik apabila penyelenggaranya baik dan diawasi dengan sistem yg baik pula”, pungkas Sarwoto.
Pendidikan pengawasan partisipatif dilingkungan kampus sangatlah ideal karena kampus merupakan basis pemilih milenial yang masih punya semangat dan kepedulian yang tinggi terutama dalam mengawal tegaknya demokrasi dan ini merupakan upaya Bawaslu untuk menggandeng masyarakat luas dari berbagai tingkatan untuk ikut berperan aktif dalam pengawasan pemilu "bersama rakyat awasi pemilu bersama Bawaslu tegakan keadilan pemilu" tambah Syaifudin Kordiv PHL Bawaslu Ngawi. (Humas Bawaslu Ngawi)