SINTAS Mei 2026, Perkuat Lingkungan Kerja Aman dan Inklusif
|
Ngawi, Bawaslu Kabupaten Ngawi – Bawaslu Kabupaten Ngawi mengadakan SINTAS (Sinergi Integritas dan Soliditas) pada Selasa, 05 Mei 2026. SINTAS adalah Kegiatan yang diikuti seluruh pimpinan dan jajaran sekretariat yang menjadi forum koordinasi lintas divisi sekaligus penguatan budaya kerja yang sehat dan profesional di lingkungan kelembagaan.
Pada pelaksanaan SINTAS bulan Mei ini, tema yang diangkat adalah Sosialisasi Pokja PPKS (Pencegahan dan Penanganan Kekerasan Seksual) di lingkungan Bawaslu Kabupaten Ngawi. Kegiatan ini dilaksanakan sebagai bentuk tindak lanjut arahan kelembagaan dari Bawaslu RI melalui Bawaslu Provinsi terkait pembentukan Pokja PPKS di tingkat kabupaten.
Ketua Bawaslu Kabupaten Ngawi dalam arahannya menyampaikan bahwa pembentukan Pokja PPKS menjadi langkah penting dalam menciptakan lingkungan kerja yang aman, inklusif, dan bebas dari kekerasan seksual. Struktur pokja nantinya akan disesuaikan dengan kebutuhan dan kondisi internal lembaga, dengan melibatkan perwakilan dari masing-masing bagian di lingkungan kerja Bawaslu Kabupaten Ngawi.
Ia menjelaskan bahwa keberadaan Pokja PPKS bertujuan untuk menghadirkan mekanisme pencegahan dan penanganan kekerasan seksual yang jelas dan komprehensif. Selain itu, pokja juga diharapkan mampu mengidentifikasi langkah-langkah strategis sesuai pedoman pencegahan dan penanganan kekerasan seksual di lingkungan Pengawas Pemilihan Umum.
Dalam paparannya, Ketua Bawaslu Kabupaten Ngawi menyoroti tiga hal penting terkait isu kekerasan seksual di lingkungan kerja. Pertama, adanya tindakan yang memang dilakukan dengan unsur kesengajaan dan mengarah pada tindak pidana kekerasan seksual. Kedua, munculnya tindakan, gurauan, maupun percakapan yang tanpa disadari dapat masuk dalam kategori kekerasan seksual akibat tingginya intensitas interaksi antarpegawai di kantor. Menurutnya, kondisi tersebut tidak boleh dinormalisasi meskipun dilakukan tanpa maksud tertentu.
Selain itu, ia juga mengingatkan adanya potensi Kekerasan Berbasis Gender Online (KBGO), termasuk dalam percakapan di grup percakapan tertutup maupun komunikasi digital lainnya yang berpotensi mengandung unsur kekerasan seksual.
Melalui forum SINTAS tersebut, seluruh jajaran diingatkan untuk senantiasa menjaga etika, kesopanan, dan sikap saling menghargai dalam setiap interaksi di lingkungan kerja tanpa membedakan gender. Ketua Bawaslu Kabupaten Ngawi juga berharap tercipta komitmen bersama dalam membangun budaya kerja yang lebih sehat dan nyaman bagi seluruh pegawai.
Ke depan, Pokja PPKS diharapkan mampu menyusun Standar Operasional Prosedur (SOP) terkait penanganan laporan maupun dugaan kekerasan seksual sebagai bentuk penguatan mekanisme pencegahan dan penanganan secara profesional.
Melalui kegiatan SINTAS Bulan Mei, Bawaslu Kabupaten Ngawi terus berupaya memperkuat sinergi, integritas, dan soliditas internal lembaga, sekaligus menghadirkan ruang kerja yang aman, nyaman, dan berkeadilan bagi seluruh jajaran.