Ngabuburit Pengawasan: Tadarus Demokrasi di Bulan Ramadhan
|
Ngawi, Bawaslu Kabupaten Ngawi - Bulan suci Ramadhan ini, Bawaslu Kabupaten Ngawi menghadirkan ruang refleksi dan literasi demokrasi melalui kegiatan bertajuk Ngabuburit Pengawasan. Mengusung semangat tadarus demokrasi, kegiatan ini memadukan nilai religius dengan edukasi kepemiluan. Ramadhan dijadikan momentum strategis untuk memperkuat integritas, kapasitas intelektual, sekaligus komitmen kelembagaan dalam mengawal demokrasi yang berkelanjutan dan professional (27/02/26)
Dalam sambutannya, Ketua Bawaslu Kabupaten Ngawi menyampaikan apresiasi atas kehadiran perwakilan organisasi kemahasiswaan seperti PMII, IMM, GMNI, dan HMI.
Ia menjelaskan bahwa istilah ngabuburit yang identik dengan waktu senggang menjelang berbuka puasa, kini dimaknai sebagai waktu produktif untuk mengisi pikiran dengan literasi, refleksi, dan penguatan komitmen pengawasan.
Kegiatan ini menjadi launching sekaligus pembuka rangkaian Ngabuburit Pengawasan selama Ramadhan, yang akan dilaksanakan secara luring dan daring, baik melalui rekaman maupun siaran langsung.
Meskipun saat ini bukan tahapan pemilu, Bawaslu menegaskan bahwa pengawasan tetap berjalan, khususnya dalam proses Pemutakhiran Daftar Pemilih dan pemutakhiran data partai politik.
“Partisipasi masyarakat tetap dibutuhkan, bahkan di masa non tahapan. Karena itu, Bawaslu wajib menyosialisasikan proses ini agar publik ikut mengawasi,” tegas Ketua Bawaslu.
Mahasiswa juga didorong untuk aktif memberikan masukan terhadap objek pengawasan, sekaligus terlibat dalam kaderisasi Pengawasan Partisipatif.
Melalui Ngabuburit Pengawasan, Bawaslu Kabupaten Ngawi menegaskan bahwa penguatan demokrasi tidak hanya dilakukan saat tahapan pemilu berlangsung, tetapi juga dalam masa non tahapan. Ramadhan menjadi ruang pembinaan nilai integritas dan tanggung jawab, sekaligus penyegaran perspektif dalam menjalankan fungsi pengawasan.
Ngabuburit tak lagi sekedar menunggu adzan magrib, melainkan menjadi momentum memperkuat spirit pengawasan dan membangun komitmen kolektif demi demokrasi yang berintegritas.