Lompat ke isi utama

Berita

Kejar Akurasi, Bawaslu Ngawi: Sisir Pemilih TMS dan Pemilih Baru

Kejar Akurasi, Bawaslu Ngawi: Sisir Pemilih TMS dan Pemilih Baru

NGAWI – Badan Pengawas Pemilihan Umum (Bawaslu) Kabupaten Ngawi terus berkomitmen menjaga hak pilih masyarakat dan memastikan validitas data pemilih. Terbaru, Bawaslu Ngawi melaksanakan kegiatan Uji Petik Daftar Pemilih Berkelanjutan (DPB) di wilayah Kecamatan Kwadungan pada Kamis (16/7/2026).
Turun langsung ke lapangan, Anggota Bawaslu Ngawi sekaligus Koordinator Divisi Pencegahan, Partisipasi Masyarakat, dan Humas (P2H), Anita Setia Mega Putri, memimpin jalannya pengawasan tersebut.
Awali Langkah dengan Koordinasi Tingkat Desa, Mengawali agenda di Kecamatan Kwadungan, Anita beserta tim terlebih dahulu melakukan koordinasi dengan jajaran Pemerintah Desa setempat. Langkah ini diambil untuk membangun sinergi serta menyamakan persepsi terkait dinamika data kependudukan terkini di wilayah tersebut.
Ada dua desa yang menjadi lokus utama kunjungan kali ini, yaitu: Desa Simo dan Desa Sumengko
Usai berkoordinasi dengan pihak pemerintah desa, tim Bawaslu Ngawi langsung bergerak ke pemukiman warga untuk melakukan uji petik akurasi data pemilih secara door-to-door. Faktualisasi di lapangan ini difokuskan pada dua kategori krusial, yakni:
Pemilih Tidak Memenuhi Syarat (TMS): Memastikan warga yang telah meninggal dunia, pindah domisili, atau berubah status (menjadi TNI/Polri) telah dicoret dari daftar agar tidak memicu data ganda atau penyalahgunaan hak pilih.
Pemilih Baru: Mendata warga yang telah memasuki usia pilih (17 tahun atau lebih) atau purnawirawan TNI/Polri agar hak pilih mereka terakomodasi dengan baik.
"Uji petik ini merupakan langkah preventif kami untuk memastikan data pemilih yang tersaji benar-benar akurat, mutakhir, dan komprehensif. Kami ingin memastikan tidak ada hak pilih warga yang terlewat, sekaligus membersihkan data dari pemilih yang memang sudah TMS," ujar Anita Setia Mega Putri di sela-sela kegiatannya.
Melalui kegiatan yang berjalan dengan lancar ini, Bawaslu Ngawi berharap proses pemutakhiran data pemilih ke depan semakin berkualitas dan transparan, demi terwujudnya pesta demokrasi yang bersih dan berintegritas.